Maksud baik tidak selalu baik ditanggapi

Kadang apa yang kita anggap baik, belum tentu  bagi orang lain baik. Tapi percayalah yang penting selama kita punya niat baik maka Allah akan mencatatnya sebagi satu kebaikan, meskipun bagi orang lain belum tentu menyetujuinya.

Saya selalu mengingatkan diri saya sendiri akan hal ini. karena profesi saya yang berhubungan dengan orang-orang muda, meskipun status mereka sebagai mhs/i, namun tetap saja ada yang berpandangan terbalik dengan apa yang kita maksud. Sehingga seharusnya kami tidak harus terlalu kecewa bila ada sedikit mhs/i yang tidak menghargai usaha dan niat baik kami, karena masih banyak mhs/i lain yg masih menghargai kami.

teringat perkataan salah satu kawan, saat saya pertama kali mengajar di PTS, teman tersebut menasehati saya, untuk tidak terlalu berharap banyak dengan mahasiswa. karena setelah selesai kuliah, maka mereka bukan siapa2 lagi bagi kita. gak ada hubungan apa2 lagi. berharap saja semoga apa yang kita ajarkan bisa bermanfaat bagi mereka, sehingga masih tersisa pahala bagi kita atas apa yang sudah kita berikan ke mereka. Dan selalu mengingat, bahwa mereka sukses bukan karena kita dan mereka tidak sukses juga bukan karena kita.

Tausiah itu mengingatkan agar saya tidak merasa sakit hati kalo suatu hari nanti mereka tidak menganggap saya pernah sebagai dosennya, bahkan tidak menegur saat bertemu saya setelah mereka sarjana. ini juga salah satu alasan, saya tidak mau terlalu mengingat wajah mahasiswa kecuali mereka memang sudah dekat dengan sendirinya kesaya.

Semoga saya selalu diingatkan untuk selalu berbuat sesuatu dengan diawali niat yang baik. Sehingga apa yang saya kerjakan akan mendapat manfaatnya minimal manfaat di akhirat bila tidak dianggap didunia.

Saat menulis ini, suami sedang sakit hati dengan seorang mahasiswa, yang dengan susah payah dia urus, tapi dia malah sama sekali tidak menghargai suami sebagai seorang dosen meskipun tidak mengajar langsung. ssya kemudian kembali mengingatkan suami dengan nasihat yang diberikan teman saya beberapa tahun yang lalu.

Semoga sebagai seorang dosen, kami diberi kesabaran yang lebih dalam menghadapi mhs/i. karena saya selalu berkeyakinan, sakit hati kami sebagai seorang dosen, akan selalu tertutupi dengan keberhasilan mhs/i kami di dunia kerja. terbukti  bila kami mendengar ada mhs/i kami yang diterima disuatu perusahaan rasa bangga dan haru selalu ada dibenak kami..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s