I miss my childhood

Akhir-akhir ini, saya sering sekali mimpi ketemu sama ortu dan saudara-saudara saya. kangen sekali dengan mereka.. tiba2 saja saya teringat semua dengan masa kecil saya. masa kecil penuh kebahagiaan dengan kakak adek dan ortu saya.

Masa dimana kami hanya tau tentang bermain dan bermain, masa kami mulai sekolah, saat saya nangis dan gak mau sekolah kecuali sekelas dengan kakak saya. Saat saya menangis mau sandal yang persis seperti kakak, padahal saya sudah dibeliin sandal yang cocok untuk anak perempuan. Saat saya suka nangis tanpa sebab. Saat saya suka mengganggu adik saya sehingga dia menangis. Saat saya menangis karena diganggu oleh adik dan kakak saya, saat saya menjerit saat boneka saya dijahilin oleh kakak dan adik saya.  Saat… saat… saat… semua tentang saat saya masih kecil.

Teringat saat ibu kaget dan menangis sambil membawaku ke rumah sakit,  saat aku jatuh dirumah salah satu kakak ibu ku dan kepalaku bocor dan darah mengalir dari kepalaku. teringat juga dengan wajah papaku saat menggotongku kerumah sakit saat keningku terluka dan darah mengucur karena terbentur sudut tembok rumah saat bermain dengan saudara-saudaraku. teringat saat ibuku ikut loncat saat aku jatuh ke parit galian yang dalamnya hampir 3 meter saat aku mengejar anak kucing yang lucu. Ingat kenakalan-kenakalan ku saat aku kecil yang membahayakan diriku dan membuat mereka sangat khawatir😦

Teringat kegemaran kecilku, berlama-lama duduk diatas pohon jambu, setiap hari mencoba memanjat bagian yang lebih tinggi lagi, mencari pegangan baru dan berjuntai2 diujung dahan yang membuat ibuku menjerit2.

source picture

Main sepeda dengan kakakku, memasuki jalan2 baru dan mencari jalan pintas baru ke rumah kami.  Main layangan dilapangan dekat rumahku bertiga dengan kakak adikku, pernah suatu hari layangan baru kami yang kami terbangkan dengan tali sangat pendek tiba2 terlepas dari tangan kakakku dan terbang dibawa angin, kami hanya bisa memandang kecewa kelayang-layang yg terbang itu🙂. menonton orang2 yang lebih besar dari kami berlarian mengejar layang2 putus dengan satang panjang dan tinggi. berlari-lari sembunyi saat pengasuh kami mengejar kami untuk menyuruh tidur siang. Mencari ikan kopi-kopi di parit depan rumah kami, dan menyimpannya dalam botol bekas selai sesampainya dirumah. rebutan jual botol kecap atau botol sugus bila habis lebaran ke tukang loak.

Sungguh suatu kenangan yang tidak terlupa, bahkan sampai kami dewasa. semoga kenangan ini akan menjadi pengikat kami, bahwa kami adalah saudara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s