Antara pulsa dan kangen

Kangen hanya bisa diobati dengan menelpon orang yang dikangenin. tapi kalo ingat kencangnya pulsa berlari setiap detik saat kita berbicara, membuat aku harus berpikir ulang ribuan kali..😦

Ibu.. aku kangen. tapi gak setiap saat anakmu ini bisa menelponmu. uang yang pas-pasan untuk hidup dinegeri orang membuatku harus menahan keinginan menelponmu berjam-jam..

Aku hanya bisa berkirim salam melalui angin, semoga angin ini lewat didepan rumah kita, dan bisa menyampaikan salam kangenku kepadamu.

Aku hanya bisa berdoa, semoga engkau dan aku diberikan Allah kesehatan dan umur yang panjang, sehingga setelah aku selesai berjuang disini, kita bisa berkumpul terus bersama-sama..

Ibu aku kangen, tapi pulsaku gak mendukungku😦

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s