Konversi SIM Indonesia ke SIM Malaysia

Berhubung saya sudah merasa bisa bawa mobil keluar kampus, dengan penuh percaya diri saya minta ke suami SIM saya dikonversi ke SIM Malaysia.

Langkah pertama adalah minta surat pernyataan ke SPS (kantor adm post graduate student) bahwa saya benar adalah mahasiswa PhD di universiti ini.

Setelah menyiapkan photokopi paspor+visa, kartu pelajar dan sim asli + photokopi, langkah kedua adalah meminta surat keterangan dari konsulat jendral RI disini bahwa SIM saya asli dan dikeluarkan oleh kepolisian RI.  Sebenarnya katanya bayar RM 50 untuk buat surat keterangan ini. tapi karena pendahulu-pendahulu kami gak pernah bayar, maka suami request kami juga gratis. Request diterima. tapi akibatnya, surat tidak bisa selesai sehari. kami diminta mengambilnya beberapa hari lagi. Berhubung kata suami  gak terlalu penting, jadi kamipun merelakan surat itu terkatung2 disana, sampai ada teman yang mau ke KJRI dan kami minta titip ambilin surat itu. Alhamdulillah, seminggu kemudian surat itu sudah ada ditangan kami, melalui perantaraan teman yang kebetulan kesana.

Suratnya dibuat 2 salinan, 1 memakai kertas biasa, satu lagi menggunakan kertas concord. Sebagai informasi, ternyata disini tidak ada kertas concord, jadi kalo ada surat dari kertas ini, berarti surat itu asli dari KJRI. Masalah kertas ini ternyata menjadi salah satu point penting saat saya melanjutkan ke proses berikutnya.

Langkah ketiga adalah pergi ke JPJ (jabatan pengangkutan jalan=kepolisian bagian lalulintas). Disana kami harus minta cap/pengesahan dari pihak JPJ, bahwa photokopi paspor+SIM kami memang benar masih berlaku.  Nah masalah nya adalah surat dari KJRI dan SPS lupa kami bawa. tapi kemudian staf disana bilang gak papa. surat dari KJRI dan SPS memang tidak perlu di cop. Lega deh..

Langkah ke 4 adalah mengirimkan semua berkas dibawah ini ke JPJ pusat di puterajaya:

1. surat keterangan convert SIM dari KJRI (asli)
2. form aplikasi
3. Copy Pasport dan VISA
4. Copy ID CARD
5. Copy SIM A / C yang akan di convert ke Licensed Malaysia
6. Surat keterangan mahasiswa aktif dari pejabat kampus/ SPS (asli)
7. Copy surat LoA

oiya, berkas-berkas diatas di sign dan di stamp oleh pejabat berwenang di JPJ terdekat, setelah itu masukan dalam amplop untuk dikirim ke :

IBU PEJABAT, JABATAN PENGANGKUTAN JALAN MALAYSIA BAHAGIAN PELESENAN PEMANDU ARAS 3, BLOK D4, KOMPLEKS D, PUSAT PENTADBIRAN KERAJAAN PERSEKUTUAN 62620 PUTRAJAYA

Surat balasan accept / reject akan diterima ke alamat kita dalam 2 minggu hingga 1,5 bulan.

Nah, ternyata kertas concord tadi menjadi masalah sehingga aplikasi saya dikembalikan. Setelah sebulan menunggu, ada balasan dari JPJ putera jaya yang mengatakan bahwa permohonan saya diterima tapi surat keterangan dari KJRI harus yang asli.

Sebenarnya saya sudah mengirimkan surat yang asli dari KJRI, tapi saya mengirimkan salinan yang kertas A4 biasa, bukan yang kertas concord. Nah point inilah yang membuat surat saya dianggap tidak asli. Karena pihak pemerintah sini menganggap default surat asli dari KJRI adalah menggunakan kertas jenis concord😦

Karena takut nggak diakui keasliannya lagi, suami berinisiatif untuk meminta saja cop dari JPJ johor untuk surat dari KJRI. karena takut hilang surat asli dari JPJ puterajaya diphotokopi. kemudian kami menyimpan surat aslinya. dan membawa serta photokopian surat balasan itu ke JPJ. Sampai disana, ketemu sama polis (==polisi) yang sok cool. saat kami minta cop dan sign dari si pak pol beliau mau lihat surat balasan yang asli dari JPJ. waduhhh kami cuma bawa kopiannya aja. sudah ditunjukin semua kartu, kartu mahasiswa, visa, surat dari SPS, tetep aja si polis gak mau nerima. huh nyebelin banget. emang dikiranya deket UTM -JPJ.. jauh tau.. 40 km(PP)

ya udah pas nyampe rumah kata suami, bismillah aja. kita kirimin aja surat dari KJRI (kertas concord) tanpa cap dari JPJ. kan kata polis yang pertama dulu, surat dari KJRI gak perlu cop dan JPJ puterajaya hanya minta surat asli, tanpa embel-embel cop dan sign. ya sudah dengan mengucapkan Bismillah surat kami kirimkan kembali ke JPJ Puterajaya.

Kira-kira 2 minggu kemudian, dapat lagi surat balasan.. Alhamdulillah surat dari KJRI diterima, tapi ada lagi syarat lain, ternyata sekarang visa saya yang bermasalah. waktu itu, visa saya 3 bulan lagi mau habis. padahal syaratnya minimal 6 bulan sebelum masa berlaku habis. weleh-weleh.. aya aya wae…

Akhirnya ngurus perpanjangan visa di ISC UTM (tempat pengurusan visa bagi mahasiswa asing yang ada di UTM). Setelah berjuang bolak-balik ke ISC, sebulan kemudian keluarlah visa baru saia.. Alhamdulillah

Sekarang kirim kembali ke JPJ puterajaya.  tapi selain itu kami juga fax langsung ke staf yang mengurus licence saya (beliau menghubungi saya langsung, beberapa hari sebelum surat kedua nyampe). Alhamdulillah 1 bulan kemudian, dapat balesan bahwa permohonan saya diterima dan saya berhak mendapat licence (SIM) dari JPJ Malaysia.

Jika balasannya adalah diterima, langkah berikutnya adalah membuat SIM di JPJ terdekat, dalam hal ini JPJ Johor Bahru. Oiya diterima nya juga ada 2(dua) status :  SIM percobaan dan SIM.

Sebenarnya saya gak tau kategori kita di golongkan mendapat SIM Percobaan atau SIM. mungkin berdasarkan lamanya masa berlaku SIM kita ya? sebab di surat keterangan KJRI tidak dijelaskan sudah berapa lama kita memiliki SIM Indonesia. Sehingga kalo berdasarkan masa berlaku SIM, saya sudah 4 tahun memiliki SIM Indonesia sehingga saya berhasil diterima dengan status SIM. sedangkan dulu waktu suami saya buat konversi SIM, masa berlaku di SIM nya baru 1,5 tahun sehingga suami saya mendapat konversi SIM Percobaan🙂 suami saya keki sekali ngeliat status SIM saya, hahhaha..

Ok.. lanjut, beberapa hari kemudian, kami pergi lagi ke JPJ Johor bahru. Sepanjang perjalanan kami berdoa supaya gak ketemu lagi sama polis yang cool itu. Selain itu kami bawa semua berkas baik yang asli maupun yang photokopi.  Alhamdulillah kami ditemui oleh staf polis yang perempuan. Gak banyak tanya langsung suratnya di cop dan di sign. Setelah itu saya disuruh langsung antri ke loket pembuatan SIM. Ambil nomer antrian, dan saya pun duduk manis menunggu panggilan. Saat nomer saya dipanggil, nunjukin surat yang sudah dicop, langsung ditanya mau berapa tahun, biaya pertahun 30 rm + biaya pembuatan awal 20 rm.. karena kata suami proses perpanjangan SIM mudah saya cuma minta 2 tahun saja. Setelah bayar 80 rm langsung deh itu SIM dicetak sama petugas loketnya. Alhamdulillah jadi juga saya punya SIM..🙂

SIM Percobaan punya suami..hehehehe

Dan…. tada… inilah SIM saia🙂

SIM Saia

10 thoughts on “Konversi SIM Indonesia ke SIM Malaysia

  1. Alow Mba,
    Aku posisi di singapura, mau konversi juga. sebetulnya aku sudah konversi sebelumnya untuk sim A, sekarang ingin konversi untuk sim C, dikarenakan butuhnya baru sekarang. Berhubung aku sudah pernah perpanjang passport jadi diminta surat keterangan dari kepolisian juga, kemarin dah dapet surat keterangan tetapi ditolak karena diminta yg versi kertas concorde. pertanyaannya itu kertas didapat dari mana? apakah dari kepolisian daerah? soalnya kemarin hanya dikasih yg versi hvs biasa. Terima kasih

    • Kemarin saya dapatnya surat keterangan dari kjri johor bahru. katanya kalo kjri malaysia, akan mengeluarkan surat resminya dengan menggunakan kertas concorde. jadi sudah ciri khas konsulat indonesia. begitu menurut teman2 saya..

    • Biasanya kalo ppi sdh ada hubungan baik dengan KBRI dan mengurusnya secara kolektif, sering dikasih diskon atau bahkan gratisan🙂 tapi itu jg gak boleh sering2. ada beberapa teman yang datang kesana tetap dimintai biaya. jadi untung2an juga hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s