That’s what the brothers and sisters for

“akur-akurlah kalian, kalian cuma 3 saudara, teman hanya sementara saja ada untuk kita, suatu saat dia akan pergi. saudaralah yang akan terus bersama, dan yang pertama akan membantu, saat kalian sedih dan susah. ”

Itu adalah pesan dari papa dan ibu yang terus menerus diucapkan pada saat kami kecil, Saat masing-masing dari kami berhenti menangis setelah selesai berantem dan perang mulut, atau salah satu dari kami lebih mementingkan bermain dengan teman dan meninggalkan saudaranya menangis karena harus bermain sendirian.

Setelah kami semua dewasa, kami baru memahami apa arti nasihat itu. berpindah dari satu komunitas pertemanan yang satu ke komunitas pertemanan yang lain, sekolah kah itu, lingkungan kerja, tempat kos atau yang lainnya. ternyata tidak ada pertemanan yang abadi. selalu saja ada yang datang dan pergi, sebaik apapun kita berhubungan, ada sebuah siklus kehidupan yang akhirnya membawa perpisahan dengan sang teman. hanya pertemuan-pertemuan yang unconditional saja yang bisa membuat kita bertemu kembali dengan mereka.

Pada akhirnya, saudaralah yang dari waktu kewaktu akan berada dibarisan terdepan untuk membela kita saat kita terjatuh, mengangkat kita saat kita terpuruk, tertawa saat kita bahagia, menangis saat kita bersedih, menemani saat kita sendiri, memaafkan saat kita salah…  Karena itulah arti dari persaudaraan. Akan selalu berada disamping kita kapanpun dan bagaimanapun keadaan kita. Tanpa pamrih meskipun sekedar ucapan maaf dan terima kasih.

Sama seperti waktu kita kecil, tanpa perlu mengucapkan maaf kita sudah saling mengetahui bahwa salah satu dari kita menyesal atas kesalahannya tadi, dan dengan mudah kembali bermain bersama. Tanpa perlu mengucapkan terima kasih saat salah satu dari kita membantu yang lainnya, cukup dengan bergandengan tangan kita sudah mengetahui bahwa kita saling memerlukan.

source picture

Thanks for both of you my bro, you always beside me every time i need you.

Bahkan setelah menikah dan menemukan teman sejati saya pun, selalu saja ada permintaan tolong kami kepada mereka. Mereka… kakak dan adik saya, adik2 suami saya, istri-istri dan suami mereka.

That’s what the brothers and sisters for.  Sama seperti kalian, kapan pun dan dimanapun kalian memerlukan, kami akan selalu ada untuk kalian. bersama kita akan melangkah menghadapi semua masalah, dan suatu saat nanti kita akan melihat bahwa permasalahan hari ini hanyalah kerikil kecil yang bukan berarti apa-apa dikehidupan kita yang indah ini….

-dedicated for my brothers and my sisters-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s