Rindu Sistem Kekhalifahan

Dampak lain dari gonjang-ganjing pelaksanaan sea games di indonesia, adalah semakin buruknya hubungan antara indonesia dan negara tetangga terdekatnya.

Salah satu penyebabnya karena, tim official dan supporter dari negara tetangga merasa tidak dihargai oleh official dan suporter dari tuan rumah. sebagai contoh pada saat lagu kebangsaan mereka dinyanyikan, supporter tuan rumah tidak mau berdiri bahkan mereka membunyikan terompet. belum lagi sorak-sorai ejekan yang mereka terima hampir diseluruh cabang olahraga, pada saat atlet dari negara mereka diperkenalkan atau mendapatkan medali. belum lagi katanya perlakuan panitia yang berbeda dengan negara lain bagi tim official negara mereka

Hmm.. selalu saja begitu. tidak kita, tidak mereka selalu saja tidak saling menghormati. jika disana suporter dan official yang merasa dilecehkan, kami yang tinggal dinegera tetangga ini pun geram karena ejekan dan gurauan yang berisi cemoohan atas kekalahan cabang cepak bola negara kita terhadap mereka yang disiarkan oleh hampir seluruh radio disini..

Rasa saling tidak menghargai ini, selalu dipicu karena rasa cinta tanah air dan bangsa dan merasa harus membela mati-matian harga diri bangsa, sehingga menghilangkan  esensi mana yang benar mana yang salah, mana yang saudara seiman, mana yang majusi dan kafir qurais.. bahkan esensi sportivitas yang ditonjolkan dalam sebuah pertandingan olahraga pun menjadi hilang. semuanya menjadi salah, saat tidak ada yang mau menerima kekalahan dan bangga yang berlebihan atas suatu kemenangan yang pada akhirnya ada saling mengejek antar negara dan memanaskan situasi yang memang sudah panas.

tidak bisa disalahkan pada akhirnya atas nama bangsa yang berbeda,  palestine harus berjuang sendiri karena kita merasa bukan bagian dari negara palestine,tidak bisa disalahkan akhirnya banyak perang saudara diantara negara-negara islam demi memenangkan ego negara yang terkaya dan terkuat di jazirah arab,tidak bisa disalahkan akhirnya negara islam lebih berteman dengan yahudi, nasrani dan majusi atas nama demokrasi.

Padahal dulu saat khilafah masih ada, semua negara islam berada dibawah satu payung, yaitu kekhalifahan islam. tidak ada perang yang sia-sia selain untuk membela islam, tidak ada saling cemooh diantara sesama muslim, tidak ada kaum kafir qurais yang berani menghina umat islam melainkan ia akan kena batunya. semua umat islam saling menghormati. semuanya hidup berdampingan dengan aman dan sejahtera karena memiliki satu misi yaitu : melaksanakan semua perintah NYA dan menjauhi semua larangan NYA

source photo

 

Meskipun tidak sempat mencicipi ada pada suasana itu, namun saya bisa membayangkan bagaimana hidup dizaman itu. tentu sangat tentram hati kita.. kapan ya kita kembali kesistem ini ? atau mungkin saya ganti saja pertanyaannya, bisa gak ya kita kembali ke sistem seperti itu ? Semoga segera.. Aamiin

-saat sedang panas dan mendidih, karena kalah sepak bola😦 –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s