Beliau di Konvokesyen UTM ke-47

Ada yang istimewa pada festifal konvo ke-47 ini. tak lain dan tak bukan karena salah satu rekan sejawat saya mengikuti konvo pada periode ini.

Beliau telah menyelesaikan Ph.D dengan predikat minor correction. dengan kata lain koreksinya tidak menyentuh konten, hanya masalah penulisan dan grammar saja.

Man jadda wajadda, “siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil !”

Kalimat diatas, yang saya petik dari buku “negeri 5 menara” cocok sekali dengan beliau saat menyelesaikan Ph.D nya.

Beliau adalah seorang ibu yang memiliki suami dan 2 orang anak. Si ibu juga bukanlah orang yang sehat wal afiat. Selama 4.5 tahun sekolah, beliau juga bergelut dengan beberapa penyakit.

Bersungguh-sungguh, adalah kata yang tepat untuk mendeskripsikan perjuangannya meraih ph.D

Betapa tidak, dia tidak stay disini. harus bolak-balik menemui supervisornya dan balik lagi ke kotanya setiap 1-2 bulan sekali, karena suami dan anaknya tidak bisa tinggal disini. setiap hari, mengantar dan menjemput anaknya sekolah. dia menduduki jabatan penting di fakultas. Belum lagi sosial problem yang dihadapi jika kita tinggal dikota asal.

Bukan perkara yang mudah, untuk membagi waktu dengan segudang aktivitas tersebut. tapi si ibu tersebut mampu melakukannya.

“konsisten rin, setiap hari ibu selalu menyediakan waktu minimal 2 jam untuk membaca thesis ibu”, tutur beliau.

Belum lagi anak perempuan si ibu, yang selalu sakit setiap ditinggalkan untuk keperluan konsultasi. Si anak harus di telpon 3-5 kali sehari.

Ombak laut dari batam ke johor dan cuaca buruk diudara antara palembang batam juga menjadi makanan si ibu. “Ah rin, rasanya kalo ingat perjalanan ke johor sendirian, ibu rasanya gak sanggup mau berangkat”, keluhnya suatu saat.

Belum lagi, setelah sampai disini, kadang ternyata pembimbingnya sedang sibuk dan sulit untuk ditemui…. kadang kasihan melihatnya menunggu pembimbingnya berjam-jam, setelah menempuh perjalanan jauh.

Tapi alhamdulillah, sekarang semua perjuangannya telah berbuah manis.. Selamat bu Dr. ct N, perjuangan ibu menginspirasi saya untuk tidak pernah berputus asa, meskipun banyak rintangan yang menghalang..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s