Inseminasi

Setelah sempat tertunda beberapa bulan, akhirnya kami jadi juga melakukan inseminasi pada bulan ini.

Program ini adalah lanjutan dari operasi laparascopic terdahulu. menurut dokter, kami harus menunggu dulu 4-5 bulan. jika belum ada kehamilan alami, maka program selanjutnya adalah inseminasi ini. alhamdulillah setelah operasi laparascopic kemaren, menstruasi saya agak teratur, yang pasti, setiap bulan menstruasinya datang, meskipun masih terlambat 2-5 hari.

Nah, berhubung sudah bulan ke-6 belum ada kehamilan, maka tanggal 27 kemaren kami ke dokter.. sebenarnya, kami belum mempersiapkan diri untuk ikut program, baru mau konsultasi dulu.. mengingat program terdahulu yang pernah kami ikuti sangat ribet, saya merasa harus mempersiapkan diri dulu untuk mengikuti program lagi..

tapi ternyata, waktu ketemu dokter, berhubung kami datang pada hari pertama darah keluar yang deras, sehingga dianggap hari pertama menstruasi, dokter langsung merencanakan program inseminasi.. dokter bilang, dua hari lagi mulai suntik, nanti diajari suntik oleh suster bla..bla..bla.. yang pasti kami sempet bengong sebentar..

tapi mudah-mudahan ini jalan kami.. bismillah.. untuk sementara research saya tinggal kan lagi… saya harus konsen dengan program ini.

dengan berbekal alat suntik, dan obat kami pulang kerumah.. eh iya, tapi ada yang berbeda… dulu waktu dijakarta, alat suntiknya bener2 seperti alat suntik, tapi sekarang saya dibekali seperti pen. alat ini mempermudah saya untuk mengukur jumlah cairan yang harus disuntikkan.. jadi tidak perlu diukur2 lagi, cukup memutar ukuran yang diperlukan, maka secara otomatis cairan dengan jumlah tersebut tinggal disuntikkan.

Nama obat suntiknya adalah puregeon. karena saya penderita PCO, dokter hanya meresepkan 50 iu setiap kali suntik/hari.. karena kata dokter takut nanti sel telurnya jadi banyak dan berukuran kecil, sehingga sulit membesar.. Waktu suntiknya adalah pagi hari, dan harus konsisten waktunya.. jadi saya pilih pukul 7. 45 untuk suntik.. selain itu dokter juga memberi resep obat metformin 2x/hari, kata dokter untuk mengontrol berat badan saya..

Prosesnya, saya suntik 50 iu selama 5 hari.. setelah itu saya kontrol ke dokter untuk discan.. pada hari ke-6 dokter mengatakan bahwa telur saya masih kecil, diameternya baru sekitar 10mm, kemudian diminta lagi suntik selama 3 hari lagi.. dan 3 hari kemudian diminta balik lagi.. hari ke 8 saya di scan, tapi menurut dokter hasil belum memuaskan.. tapi telurnya bagus, hanya ada 2.. satu berukuran kecil, satunya lagi sudah 15 mm.. menurut dokter minimal berukuran 18.. jadi suntik 1x lagi.. setelah itu dibiarkan tumbuh normal.. 2 hari kemudian saya kembali di scan.. menurut dokter diameternya sudah mencapai 17.4, dibiarkan dulu 1 hari.. sewaktu pulang, saya dibekali suntikan untuk pemecah telur.. tapi saya lupa mencatat apa namanya.. suntikan itu disuntikan pada esok malam tepat pukul 10 malam. setelah itu lusanya kami masuk ke proses inti inseminasi..

saya hitung berarti pada hari ke 15, proses inti inseminasi. setiap orang beda2.. saya dilakukan pada hari ke – 15 karena pertumbuhan sel telur saya agak lambat.. tapi alhamdulillah pada akhirnya hasilnya bagus..

pada hari H, pagi-pagi kami datang ke klinik, jam 9.15 sel sperma suami diambil untuk dicuci.. kemudian mulai jam 10 saya sudah mulai disuruh istirahat, sambil disuruh minum agar kandung kemih saya berisi. tapi pas jam 11 saya discan, ternyata kandung kemih saya terlalu penuh, sehingga harus dikeluarkan dulu.. karena ternyata setelah di insem, saya harus istirahan dan menahan pipis selama 30 menit.

tapi ternyata saya mengeluarkannya terlalu banyak..🙂 sehingga harus menunggu dulu… susternya kemudian memberi minum sedikit.. setelah ditunggu sekitar 15 menit, akhirnya proses insem dilakukan.. ternyata prosenya sebentar banget… kurang lebih 5 menit.. setelah itu saya disuruh istirahat selama 30 menit..

setelah 30 menit saya bangun. pulangnya saya dibekali obat.. judul obatnya duphaston.. saya lupa untuk apa obat itu.. ah gak peduli lah.. yang penting saya maka obat itu 2x sehari setelah makan..

hmm sekarang phasenya menunggu dan banyak-banyak berdoa, semoga program ini berhasil.. dan kami diberi kesempatan untuk menjadi orangtua yang baik dari anak yang baik.. Aamiin

5 thoughts on “Inseminasi

  1. SALAM KENAL SAYA JG AKAN MELAKUKAN INSEMINASI , TP MASIH TAKUT SETELAH MEMBACA LANGKAH2NYA… TRUS BAGAIMANA HASILNYA SETELAH DI INSEMINASI? ITU DISUNTIKNYA SENDIRI?

  2. Thank share nya…sy jg lg program ukuran folikel msh 15,5 mm dihari ke 10.jd masih dipacu mudah2 nanti tercapai ukuran normal.
    Biaya insem brp ya biar tau gmbaranny

    • biaya insem berbeda2 tergantung rumah sakitnya. kalo untuk inti prosesnya saya lupa berapa biayanya.. kalo tidak salah sekitar 2-3 juta. waktu itu, dengan obat2annya totalnya sekitar 5 juta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s