Mengenal diri sendiri

Sudahkah kita mengenal diri sendiri ?

itu lebih kurang judul kultum yang diberikan salah seorang teman beberapa hari yang lalu.. materi ini sedikitnya telah menohok hati saya.. apakah saya sudah mengenal diri saya sendiri ?

Mengenal diri sendiri akan menghasilkan sikap menghargai diri sendiri. sikap menghargai diri sendiri bukan berarti mementingkan diri sendiri tapi sikap ini seharusnya melahirkan sikap percaya diri dan yakin pada kemampuan diri sendiri.

sebenernya sayapun sampai saat ini belum mengenal siapa saya.. maksudnya apa kelebihan saya dan apa potensi yang saya miliki… tapi tentang kekurangan, saya mengetahui benar apa kekurangan saya.. selama ini, saya yakin dengan mengetahui kekurangan diri, kita akan merasa rendah hati, karena kita tau kita banyak kekurangan.. tapi apa yang terjadi dengan saya adalah kebablasan dengan memikirkan banyak sekali kekurangan yang saya punya, tanpa menggali potensi diri saya, sehingga bukan rendah hati melainkan rendah diri yang saya tampilkan….

Sifat ini diperparah dengan sifat perfectionist yang saya miliki.. sifat perfectionist ini membuat saya ingin selalu tampil sempurna, tidak mau diremehin orang, akibatnya saya tidak berani untuk menunjukan kemampuan saya, karena saya takut salah.. saya juga tidak berani untuk melakukan sesuatu, karena takut dicemooh orang, bahkan untuk menelpon orang atau bertemu dan berteman dengan orangpun kadang saya segan dan tidak berani karena takut nanti mereka tidak suka dengan saya..

hmm… bagaimana saya mengenal diri saya sendiri…menurut sebuah hadist qudsi :

“Barangsiapa yang mengenal ALLAH SWT, maka dia akan mengenal dirinya sendiri”

Jika melihat hadist tersebut, berarti untuk mengenal diri sendiri yang pertama dilakukan adalah mengenal Allah SWT. untuk mengenal NYA, dilakukan dengan mengkaji ayat-ayat NYA didalam Alquran dan Alhadist.

Selama ini, memang saya kurang sekali mengkaji ayat-ayat NYA, yang hanya saya lakukan adalah hanya membacanya dan menghapalkannya..

Didalam quran sudah jelas disebutkan bahwa, kita tidak perlu takut pada manusia, karena manusia tidak akan ada daya tanpa seizin NYA,  kita tidak perlu merasa malu pada manusia, karena yang menilai baik dan buruk sesuatu adalah Allah, selama kita berada dalam koridor yang benar sebagai seorang muslim, maka tak ada yang perlu ditakutkan..

yang perlu ditakutkan apabila kita melakukan sesuatu yang dilarang bahkan dimurkai Allah, yang perlu malu adalah bila kita melakukan sesuatu yang tidak disukai Allah..

Allahu’alam bishowaf..

Semoga saya bisa menjadi muslim yang mengenal NYA.. sehingga saya mampu menggali potensi yang ada pada diri saya dan tidak lagi memiliki sifat minder dan tidak percaya diri..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s