Tingkah polah anak kecil

Baru aja habis kedatangan seorang teman bersama anaknya.. kebetulan si teman gak bawa kunci rumah, akhirnya mampir kerumah sambil nungguin suaminya datang..

selama beberapa saat dirumah, saya sempet memperhatikan tingkah laku anaknya.. ngeliat si ceuceu, saya jadi teringat keponakan saya.. begini juga tingkah lakunya..

jika ada orang baru, dia akan malu2..kemudian jika sudah mulai kenal, maka akan ada eksperimennya yang bagi kita kadang terlihat seperti mereka tidak menurut.. tapi sebenernya mereka sedang mencoba-coba..

kadang hal yang sangat sepele bagi orang tua, hal itu menjadi sangat penting bagi mereka… seperti kejadian tadi, si anak meminta ibunya mengambil potongan sisa pisang yang tergeletak di baju ibunya, si ibu nya berpikir bahwa anaknya memintanya untuk menghabiskan pisang tersebut, tanpa pikir panjang langsung aja si ibu menghabiskan pisang tersebut, tapi tiba2 anaknya langsung menangis keras dan menjerit meminta pisang itu dikeluarkan dari mulut si ibu… anaknya gak mau meskipun dibujuk dengan memberikan pisang yang baru….sampai ayahnya menjemput anak itu terus menangis…..

saya gak ngerti phisikologi anak, apa yang sebenernya dirasakan oleh si anak, kenapa harus memilih pisang yang sudah dimakan ibunya, kenapa gak pisang yang masih utuh saja dibuka lagi… saya gak ngerti…. tapi yang saya ingat, saya pun sering seperti itu waktu kecil…menangis yang sebenarnya sia-sia.. bagaimana ya caranya memberi pengertian pada anak kecil… bingung… tapi gimanapun mereka adalah anak kecil… jika mereka sudah ngerti, berarti mereka sudah besar ya…🙂

tapi bagaimanapun, sekesal2nya kita pada tingkah anak, mungkin kita harus selalu sabar ya.. sambil tetap memasukkan pelajaran2 hidup melalui dialog yang santai… seperti yang ditunjukkan si ibu tadi pada putri kecilnya.. sebab bagaimanapun mungkin… mungkin ya… anak lama2 akan mengerti dan terbiasa juga dengan kesabaran dan ketenangan..

ah.. mudah bagi saya sekarang berbicara, tapi bagaimana nanti bila saya sudah menjadi seorang ibu.. bisa kah saya menjadi umi yang sabar ya… semoga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s