Laparascopic

Tanggal 8 November 2010, saya melakukan laparoscopic surgery.

sebenarnya saya tidak terlalu paham kenapa saya harus di operasi laparascopic. tapi dari keterangan dokter,  akan dilakukan ovarian driling untuk membakar polycystic ovaries di ovarium saya. polykystic ovaries ini menurut dokter membuat indung telur saya mengeluarkan banyak telur tapi berukuran kecil. dan telur itu sulit untuk berkembang. Perkembangan telur yang sulit membuat telur saya jarang sekali matang, sehingga sulit untuk dibuahi ataupun gugur sebagai menstruasi. hal inilah yang membuat siklus menstruasi saya tidak beraturan.

selain akan melakukan ovarian drilling, dokter juga akan melakukan testing pada kedua tuba saya apakah terdapat kebuntuan atau tidak. sebenarnya untuk testing ini, saya sudah melakukannya 2 kali. yaitu di tiup dan di HSG. dari kedua pemeriksaan alhamdulillah kondisi saluran saya baik-baik saja.

dokter juga akan melihat kondisi rahim saya secara kasat mata melalui sebuah kamera yang amat sangat kecil. dengan kamera ini, akan terlihat kondisi rahim sebenarnya, sehingga dokter dapat melakukan tindakan / terapi lanjutan yang dibutuhkan apabila ditemukan suatu keadaan yang tidak semestinya dirahim.

Persiapan yang dilakukan sebelum operasi adalah membersihkan daerah sekitar pusar setiap malam, seminggu sebelum operasi dilakukan. Sebab menurut nurse nya, bila pusar kotor, dikhawatirkan akan terjadi infeksi. selain itu, sama seperti prosedur operasi biasa. puasa pada malam sebelum operasi dilakukan. Saya sendiri mulai puasa sekitar pukul 10 malam, artinya saya mulai tidak makan dan tidak minum meskipun air putih pada pukul 10 malam. karena perkiraan saya akan operasi pada pukul 11.30 siang. selain itu pada saat datang ke rs, tidak diperbolehkan menggunakan perhiasan + wangi-wangian.

Operasinya sendiri dilakukan kurang lebih satu jam. seharusnya menurut jadwal. tapi waktu itu terjadi keterlambatan operasi. karena, dokter ahli biusnya tiba-tiba harus menolong persalinan orang di sultan aminah hospital. jadi setelah menunggu hampir 2 jam. akhirnya operasi dilakukan pada pukul 1.30 pm.

Sekitar 3.30 saya sudah sadar dan dipindahkan ke kamar. Oiya, laparoskopic yang saya lakukan ini, menurut dokter adalah tindakan ringan, sehingga bisa dilakukan one day care bila kondisi saya memungkinkan.  dan alhamdulillah sekitar pukul 5 pm saya sudah bisa belajar duduk. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter dan diperkirakan kondisi saya bagus, dokter memperbolehkan pulang. sekitar pukul 7.30 saya sudah bisa pulang. untuk malam itu + beberapa hari, saya harus makan bubur.

Sampai dirumah baru terasa sakitnya.. rasanya sakit.. sekali, saya sampai gak bisa gerak. akhirnya karena sudah terlanjur tiduran dikasur ruang tengah, malam itu saking sakitnya, saya sampai gak bisa lagi dipindahin ke kamar. akhirnya suami malam itu tidur dilantai ruang tengah cuma beralaskan kain aja…😦 dan untuk malam itu saya harus sholat dengan hanya bertayamum saja. untungnya pas sadar tadi sore, saya sudah sholat ashar sekalian mengqodho sholat djuhurnya. jadi malam ini, hanya sholat isya yang saya lakukan dengan posisi tiduran.

Dua hari kemudian saya sudah bisa berlatih jalan, dan setelah 6 hari saya sudah sehat. dan karena sudah sangat bosan tidak keluar rumah hampir satu minggu, hari minggu sorenya, suami ngajak makan sate padang di tampoi, dekat angsana.. lumayan ngilangin stress🙂

besoknya, hari senin, saya kembali ke dokter untuk kontrol dan sekalian buka jahitan. oiya, selama jahitan saya belum dibuka, saya gak pernah mandi sama sekali. karena memang jahitannya gak boleh basah… jadi maaf in aja ya temen2 yang sempet kerumah dan ternyata sempet nyium bau harum :-p

Pada saat kontrol, dokter memperlihatkan video hasil operasi itu. dan alhamdulillah, kondisi rahim saya dalam keadaan baik. hanya dilakukan ovarian drilling yang diharapkan dapat membantu indung telur saya memproduksi telur yang baik dan dapat berkembang dengan baik pula, sehingga dapat terjadi kehamilan alami…  Amiin.

ini kondisi rahim saya, yang putih dikanan kiri itu adalah indung telur saya, nah saluran yang berwarna kebiruan itu adalah saluran indung telur saya. menurut dokter, anatomi rahim saya alhamdulillah baik.

Gambar diatas, sedang dilakukan pengecekan dituba sebelah kanan, hasilnya Alhamdulillah baik. cairan yang dimasukan kedalam saluran tuba mengalir keluar dengan lancar.

begitu juga tuba sebelah kiri, menurut dokter cairan mengalir deras seperti air dari selang. Alhamdulillah, semoga selalu baik keadaannya.

nah gambar diatas adalah proses ovarian drilling, jadi seperti membakar dengan menggunakan solder, sehingga seperti membuat lubang di indung telur.

Ini ovarian drilling dirahim sebelah kanan. menurut dokter, rahim sebelah kiri alhamdulillah telah mengeluarkan telur secara alami. jadi mungkin untuk bulan ini saya akan lebih cepat mengalami menstruasi.

Rahim sebelah kiri lebih banyak dilubangi, karena setelah hari ke-12 setelah menstruasi hari ke-1 bulan ini, tidak ada tanda2 munculnya telur secara alami.

ini hasilnya, 14 lubang untuk rahim sebelah kiri,

dan 3 lubang untuk rahim sebelah kanan.

 

Setelah selesai, rahim dicuci menggunakan air. Coba perhatikan gambar diatas, ada air yang di luncurkan dari alat yang seperti selang. kemuadian ada satu alat lagi yang seperti menghisap air hasil cucian tadi. Subhanallah hebat sekali ya orang yang bisa menciptakan alat tsb. apalagi yang menciptakan orang tersebut…

Gambar diatas adalah serabut yang bertugas menangkat sel sperma. Dari hasil pengujian, fungsi dari serabut ini juga dalam kondisi yang baik. ini adalah serabut dibagian sebelah kanan. dan gambar dibawah ini adalah serabut sebelah kiri.

Dari hasil evaluasi operasi ini, dokter menyarankan untuk kami kembali lagi ke kondisi awal, diwal pernikahan. jadi tidak akan dilakukan treatment apa-apa selama 4 bulan kedepan. hanya diberikan obat metformin untuk mengontrol kadar insulin saya..

Setelah itu, jahitan saya dibuka. sedikit perih, tapi alhamdlillah, menurut nursenya, kondisi jahitan dalam keadaan baik.

Oiya, ongkos awalnya adalah 6000 RM, tapi karena kami student dipotong menjadi 5000 RM. tapi setelah operasi, nurse yang merawat saya ternyata keturunan indonesia. katanya kakek buyutnya orang jawa. trus akhirnya dia minta keringan lagi ke dokter. akhirnya dikasih potongan lagi sebesar 500 RM. jadi yang harus kami bayar hanya 4500 RM sahaja.. Alhamdulillah

Semoga ikhtiar kami ini dapat membawa hasil yang baik bagi kami.. Amiin

8 thoughts on “Laparascopic

    • ovarian drilling nya berhasil. karena setelah itu, menstruasi saya teratur. tapi tidak lama hanya sekitar 6 bulan. setelah itu balik lagi tidak teratur.
      setelah laparascopic saya belum hamil. tapi alhamdulIllah sekarang saya sdh punya anak. secara alami.. baru tahun 2014 ini melahirkan

      • Alhamdulillah sudah bisa dikaruniai anak.. Mba untuk bisa hamil apa ada program kehamilan tertentu dari donter atau treatment sendiri aja? Mohon sharingnya yaa mba.. Makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s