H-9 Ramadhan

Selamat datang bulan yang dinanti-nantikan oleh semua umat muslim didunia. Berkaca pada diri sendiri, mungkin banyak muslimah seperti saya yang sampai saat ini belum juga mempersiapkan diri dalam menyambut kedatangan bulan yang suci ini..

Dari hasil searching sana-sini, ada beberapa rangkuman yang saya dapatkan dalam usaha mempersiapkan diri didetik2 terakhir menyambut ramadhan. berikut adalah rangkumannya :

A.  Persiapan Sebelum Ramadhan

i. Persiapan Ruh

1. Berdoa kepada Allah agar kita dapat bertemu dengan bulan Ramadhan. Juga memohon kepadaNya supaya memberikan kekuatan untuk melaksanakan shaum, qiyamullail dan amal sholeh lainnya didalam bulan tersebut.

2. Membersihkan jiwa dan hati dengan cara bertaubat dengan sebenar-benarnya kepada Allah dari dosa dan perbuatan maksiat, meminta maaf kepada kedua orang tua (termasuk pada mertua), serta saling memaafkan diantara sesama sanak saudara dan sesama kaum muslim.

3. Mempersiapkan diri dengan banyak beramal sholeh pada bulan Sya’ban terutama sekali puasa. Ini sangat bermanfaat untuk pembukaan dan pengantar sebelum memasuki arena yang lebih besar (Ramadhan). Bulan Ramadhan merupakan bulan dibukanya seluruh kebaikan dan rahmat, hanya mereka yang memiliki kesungguhan, daya tahan dan semangat tinggi yang mampu menuai pahala sebanyak-banyaknya.  Berpuasa di bulan Sya’ban ini dicontohkan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam.

4. Berusaha untuk tafaqquh (memahami) hukum-hukum berkaitan dengan shaum, mengetahui petunjuk Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam sebelum memasuki Ramadhan, mempelajari syarat-syarat puasa, syarat sahnya, pembatal-pembatalnya. Demikian pula kewajipan-kewajipan, larangan, sunnah-sunnah dan yang dibolehkan dalam puasa. Juga tentang amalan lain yang berkaitan dengan bulan Ramadhan seperti qiyamullail, zakat fitrah dan perilaku Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam berkaitan dengan diri dan keluarganya ketika bulan Ramadhan.

5. Mempersiapkan acara-acara (kegiatan) dalam mengisi bulan Ramadhan. Diantara kegiatan yang perlu ditekankan adalah qira’atul Qur’an, mempelajari dan menghafalnya, qiyamullail, acara buka puasa bersama, umrah Ramadhan, I’tikaf, sedekah, zikir, penyucian jiwa serta amal-amal sholeh yang lain secara umum.

ii. Persiapan Phisik

Ibadah di bulan Ramadhan membutuhkan energi fisik yang besar. Di siang hari, kita harus menahan lapar karena berpuasa. Padahal aktivitas ubudiyah tidak boleh berkurang, bahkan harus ditingkatkan dari bulan-bulan sebelumnya. Sementara di malam hari, kita harus mengurangi jatah istirahat/tidur sebab ada qiyam Ramadhan serta tadarus Al-Qur’an yang sering sampai larut.

Oleh sebab itu, untuk sempurnanya ibadah di bulan Ramadhan dibutuhkan kondisi fisik yang baik. Karenanya kita harus menghemat energi agar tidak terbuang untuk hal-hal yang tidak bermanfaat atau duniawi semata serta mengharuskan kita untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang benar-benar halal dan thayyib, minimal tidak menimbulkan gangguan terhadap tubuh selama berpuasa.

Selain itu, pada saat berpuasa, sahur dan ifthar menjadi ’keharusan’ untuk dilakukan oleh orang yang berpuasa agar tubuhnya tetap mendapatkan hak selama bulan Ramadhan.

Dengan memenej energi secara baik selama bulan Ramadhan, maka diharapkan seorang mukmin menjadi sehat jasmani sehingga mampu memikul beban ibadah dan dakwah di luar Ramadhan.

iii. Persiapan Materi

Pengaturan keuangan juga menjadi sesuatu yang penting di momen Ramadhan dan Idhul Fitri karena tergolong dalam ujian  pengendalian diri. Kebanyakan di momen hari besar ini kemampuan pengendalian diri lainnya  bisa sukses, tetapi ternyata pengendalian diri untuk tidak boros dalam pengeluaran tidak berhasil.  Banyak anggaran rumah tangga yang jebol karena pengeluaran membengkak dan menghabiskan seluruh simpanan. Umumnya pengeluaran sebuah keluarga di bulan ini  bisa meningkat 2 – 3 kali lipat dari pengeluaran di bulan lainnya. Lalu bagaimana kita mengelola keuangan sehingga kita dapat melewati momen Ramadhan dan Idhul Fitri dengan selamat agar ibadahnya terjaga dan keuangan rumah tangga juga terpelihara?

1. Susunlah Anggaran

Anggaran ini sangat penting sebagai pedoman dalam berbelanja selama satu bulan penuh. Anggaran bisa memilah mana yang harus diprioritaskan untuk dibelanjakan. Untuk itu selain kita menyusun aktivitas ibadah dan amalan  Ramadhan, usahakan juga untuk menyusun anggaran selama satu bulan. Hitunglah berapa anggaran yang diperlukan untuk belanja rutin dan pos-pos tambahan untuk keperluan lebaran seperti zakat, busana baru,
kue-kue suguhan, hadiah lebaran, biaya mudik, dll. Pos rutin dipenuhi oleh
anggaran bulanan seperti biasa dan pos tambahan dibiayai oleh THR (Tunjangan Hari Raya) yang diperoleh. Kunci dalam menyusun anggaran tentunya harus disesuaikan dengan pemasukan yang ada dan tidak dilebih-lebihkan.

2. Aturlah Menu dengan baik

Pola konsumsi sebenarnya di bulan ini berubah karena kita tidak harus menyiapkan menu makan pagi dan makan siang. Logikanya sih kita harusnya bisa menghemat. Tetapi pada kenyatannya pos belanja dapur ini meningkat setiap bulan puasa. Kenapa anggaran bisa membengkak karena
umumnya kita terdorong untuk makan yang lebih enak dan berkualitas dibandingkan bulan lainnya. Hal ini cukup wajar karena seharian kita berpuasa, tetapi sebenarnya yang harus dipentingkan adalah kadar gizinya dan keseimbangan menunya, tidak harus yang serba mahal.

3. Bijak dalam berbelanja

Satu hal lagi yang mungkin menyebabkan anggaran di bulan Ramadhan dan Idhul Fitri bisa jebol karena kita tidak bijak dalam berbelanja. Sering lepas kontrol dalam pengeluaran karena tidak dianggarkan sebelumnya atau kita justru tidak mematuhi anggaran. Usahakan membeli barang untuk keperluan Ramadhan dan Idhul  Fitri jauh-jauh hari menjelang hari H karena belum mengalami lonjakan kenaikan harga yang tinggi.

4. Persiapan Sedekah

Hal lain yang krusial di bulan Ramadhan adalah pahala bersedekah berlipat ganda dibandingkan bulan biasa. Sehingga perlu ada persiapan dana yang cukup untuk melipat gandakan sedekah di bulan ini. Selain zakat fitrah, tentunya kita ingin juga memberikan hadiah lebaran atau THR buat khadimat atau orang yang bekerja pada kita, orang tua atau  sanak famili yang membutuhkannya. Adalah jauh lebih penting menyisihkan uang untuk zakat dan sedekah bagi kaum dhuafa ketimbang memesan makanan yang berlebihan atau membeli barang yang tidak benar-benar
dibutuhkan.

B. Kegiatan Selama Bulan Ramadhan

  1. Puasa yang baik dilakukan dengan motivasi karena Allah.
  2. Disunnahkan bagi yang berpuasa agar memperlambat makan sahur, dan mempercepat berbuka.
  3. Berdo’a ketika berbuka.
  4. Memberikan makanan untuk orang yang berbuka puasa.
  5. Menjaga mat a, t elinga danlidah sert a anggot a- anggot a tubuh lainnya dari perbuat an yang t idak ada faedahnya, dan menjauhkan diri dari perbuatan- perbuatan dosa.
  6. Memberikan perhat ian yang lebih besar, baik moral at aupun mat erial kepada keluarga dan sanak f amili serta memperbanyak sedekah kepada fakir miskin.
  7. Meningkatkan kaj ian t ent ang I slam, t adarrus, t ilawah dan t ela’ah Al Qur’an, dzikir, do’a dan amal- amal kebajikan lainnya (QS Al Baqarah: 183 – 187).
  8. I’tikaf pada ‘Asyrul Awakhir (10 hari terakhir bulan Ramadhan) dan meningkatkan aktifitas ibadah pada harihari tersebut.
  9. Meningkatkan kesadaran bermuroqobah, merasa diawasi t erus oleh Allah swt yang Maha Menget ahui, dan selalu menyadari bahwa diri kita tengah berpuasa, tengah beribadah dalam rangka mencapai ketaqwaan.
  10. Pandai menentukan skala priorit as amal islami dengan mengutamakan amal- yang lebih pent ing, lebih banyak manf aatnya dan lebih cepat mengant arkannya ke syurga

sumber :

http://dsim.or.id/artikel-359-beberapa-persiapan-sebelum-ramadhan.html

http://inoors.wordpress.com/2009/07/10/manajemen-diri-dan-keluarga-di-bulan-ramadhan/

http://www.mail-archive.com/rumahilmu@yahoogroups.com/msg00075.html

http://kambing.ui.ac.id/onnopurbo/library/library-islam/knowledge/ramadhan/Ramadhan%20Preparation.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s