Kewajiban Ortu thd Anak

Pengen sekali punya anak.. tapi sampe sekarang belum dikasih kepercayaan dari NYA. sambil menunggu saya sering juga mencari dan mendengar tentang bagaimana hak dan kewajiban orangtua terhadap anak. Ternyata banyak sekali kewajiban orangtua terhadap anak.

Ini adalah salah satu kewajiban orang tua pada saat menerima kelahiran seorang anak. saya lupa sumbernya dari mana. tapi Insya Allah shoheh. dan bila ada yang salah, saya mohon ampunan NYA.

mudah-mudahan bermanfaat bagi yang membacanya..

Kewajiban orangtua terhadap anak :
1. Memuliakan anak
Memuliakan dengan cara memenuhi segala hak-hak anak dan menerima kelahiran dengan penuh suka cita.

saya lupa riwayat siapa, tapi disebutkan bahwa orang yang tidak menerima kelahiran anaknya dengan suka cita, lalu anak tersebut mengetahuinya, maka Allah tidak akan membuka diri terhadap orang tersebut, dan akan membuka kesalahan2 orang tersebut pada orang lain

2. Melantunkan Azan dan iqomat

Melantunkan azan ditelinga sebelah kanan dan iqomat di telinga sebelah kiri bayi yang baru saja dilahirkan.

3. Tahnik (sunnah Rasul)
yaitu mengoleskan makanan-makanan lembut dan manis seperti kurma yang dilumatkan dan madu ke bibir bayi yang baru lahir untuk merangsang si bayi menyusu pada ibunya.

4. Menyusui anak (Kurang lebih 2 Tahun)

Menyusui dalam arti memberikan ASI ekslusif pada bayi kurang lebih 6 bulan dan setelah itu tetap memberikan ASI selain makanan tambahan sampai kurang lebih 2 tahun.

5. Memberikan nama yang baik
Nama adalah doa. sehingga dengan memberikan nama yang baik diharapkan
anak akan menjadi baik sesuai dengan namanya. Sebenarnya memberi nama tidak harus menggunakan bahasa Araf. tapi bahasa araf adalah sebaik-baik bahasa, sehingga meskipun artinya sama, lebih baik gunakan bhs araf

6. Aqiqah pada hari ke 7

Aqiqah adalah memotong kambing/domba pada hari ke7 kelahiran. jumlah dombanya adalah 1 untuk bayi perempuan dan 2 untuk bayi laki-laki. bila ternyata pada hari ke-7 orang tua belum mampu mengaqiqahkan anaknya, maka boleh dilakukan pada hari ke-14 atau ke-21.

Bahkan dari fatwa2 kontemporer, saking pentingnya akikah, bila belum mampu pada hari ke-21, orang tua boleh kapan saja mengakikahkan anaknya, dan harus lebih mendahulukan akikah anaknya dibandingkan berqurban pada hari raya qurban.

7. Mencukur rambut kepala

Mencukur rambut dikepala sampai habis, kemudian menimbangnya dan mengkonversikan beratnya dengan harga emas/perak dan kemudian mensedekahkannya.

8. Mengkhitankan anak

Yang diharuskan untuk dikhitan adalah anak laki-laki. sedangkan untuk anak perempuan hadisnya lemah. Rasullulah juga tidak pernah menganjurkan atau melarang khitan untuk anak perempuan. karena itu adalah hanya kebiasaan orang araf sejak jaman dahulu, sebelum kedatangan islam.

sekarang PBB melalui WHO telah mengeluarkan larangan resmi untuk mengkhitan anak perempuan. karena dianggap melanggar hak-hak kaum perempuan. karena bila terpotong terlalu banyak, dikhawatirkan dia tidak akan mendapatkan kesenangan berhubungan pada saat setelah menikah.

sumber : lupa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s