Konsentrasi dan Kerja Keras
Seperti biasa hari-hari menjelang jadwal bertemu dengan supervisor, perut saya sakit, kepala pusing, demam, pinggang sakit, emosi tinggi….(“,) intinya cemas.com lah…
apalagi 2 bulan ini, sepulang dari mudik lebaran…saya seperti berada pada sebuah titik kulminasi yang terendah, serasa ada dijurang yang terdalam… tidak punya progress research sama sekali, dan yang ada perasaan kesal, karena orang yang diminta bantuan tidak kunjung memberikan respon yang baik, seperti orang yang sedang minta tolong yang hidupnya hanya bergantung pada seutas tali (**waduh.. merana sekali ya saya.. hiks..hiks..)
Arggh.. baru kemaren saya termotivasi pada kerja keras seorang teman, kenapa sekarang sudah jatuh lagi ? Saya merasa sendirian di lab ini. Ternyata kita tidak bisa terlalu mengharap bantuan dari orang lain sepenuhnya, harus mandiri dan berusaha keras sendiri. dan berharap bantuan Allah segera datang untuk menyegarkan pikiran dan perasaan sehingga semua bisa dengan mudah dipelajari dan dikerjakan..^_~
Ayo.. kamu bisa !! Pasang niat yang kuat, kerjakan mulai dari hal yang terkecil, konsentrasi dan kerja keras dan jangan lupa berdoa yang khusuk…mudah2an apa yang kita inginkan tercapai..
Aamiin..

Ganbatte, mbak Rini…
Insyaallah bisa… Insyaallah…!!!