Baju Kue Lapis
Itu adalah julukan suami saya untuk baju warna warni yang sekarang marak digunakan oleh kalangan anak muda, kalangan hijabers (sebuah klub muslimah yang memakai jilbab dan baju2 modis yang berwarna-warni)
Kalo menurut saya, sebenernya baju itu gak terlalu norak.. bahkan cantik2 saja selama masih mengikuti syarat sahnya sebuah baju muslimah (maksudnya yang menutupi dada)
dan kebiasaan, untuk menopang keexissan mereka di hijabers, akan ada perburuan baju baru untuk mempercantik penampilan setiap bulan.. Berarti untuk para hijabers, sebenarnya ada satu lagi pos bajet keuangan.. yaitu untuk beli baju
Tentu saja, baju2 baru ini semakin menambah kecantikan para anggotanya.
Tapi akan lebih cantik lagi bila uang yang dipakai untuk beli baju tersebut sebagian disumbangkan atau diinfakkan untuk yang memerlukannya.
gak harus semuanya.. misalkan bajet untuk beli baju setiap bulannya adalah 3 pasang, nah, cukup beli 2 pasang saja, yang 1 pasang lagi diinfakkan, kalo misalnya 2 pasang, berarti beli 1 pasang saja, kalo hanya satu pasang perbulan, berarti bulan ini beli baju bulan depannya infak…
Karena bajunya kue lapis, berartikan baju2 yang sudah dibeli itukan juga bisa dikombinasikan warna-warninya, jadi makin banyak model kan…gak harus baru terus..
Jadi, sekarang cantiknya double, cantik diluar, (karena rajin berinfak) juga cantik didalam… ^_^
-just my mind-
*menunggu continue-an-nya.. ^_^